Hari Raya ala Pengurus KOMA

Hari Raya ala Pengurus KOMA

Covid-19 atau coronavirus disease 19 yang menjadi perbincangan masyarakat Indonesia sejak awal maret lalu sampai saat ini menjadi trending topik yang belum terselesaikan. Terlebih lagi pengaruh covid-19 sangat rentan terhadap orang-orang usia lanjut, dan juga memiliki daya tahan tubuh yang lemah serta rentan terhadap penyakit. Tidak hanya itu, orang-orang yang memiliki komplikasi penyakit kronis dan beberapa kondisi tersebut dapat meningkatkan angka kematian. Dengan begitu, diperlukannya beberapa tindakan seperti melakukan kebersihan diri dengan mencuci tangan dan menggunakan masker saat berada di luar rumah, menjaga lingkungan sekitar agar tetap bersih, serta menjaga jarak (social distancing) dengan membatasi kegiatan yang memungkinkan orang berkumpul.

Kondisi ini terus berlanjut hingga bulan ramadhan berakhir dan kembali bermunculan himbauan bagi masyarakat perihal larangan mudik. Tanggal yang sudah ditetapkan oleh pemerintah menyebabkan masyarakat berbondong-bondong pulang ke kampung halaman mereka sebelum tanggal penutupan jalur perjalanan ke kampung halaman mereka. Namun, ada juga beberapa orang yang tidak mudik saat menjelang hari raya.

Hal yang sama juga dirasakan Pengurus KOMA terlebih yang tidak pulang kampung selain menghemat pengeluaran, mereka memilih untuk saling menjaga anggota keluarga di kampung halaman dengan tidak mudik saat lebaran. Meskipun demikian, Pengurus KOMA tetap merayakan hari raya bersama di hari pertama lebaran dengan masak dan makan bersama, tak hanya sesama pengurus KOMA mereka juga turut merayakan bersama beberapa alumni KOMA. Seperti itulah suasana lebaran bagi pengurus KOMA yang tidak mudik. Tidak pulang bukan berarti tidak ada tempat untuk pulang, karena KOMA adalah keluarga dan tempat kita untuk pulang dan berbagi cerita bersama.

KOMA

Selalu Di Hati

Selalu Di Nanti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *