Persiapan Pembuatan Film Untuk Pemula

Persiapan Pembuatan Film Untuk Pemula

Pada akhir-akhir ini banyak teman-teman mahasiswa yang mengerjakan tugas produksi film pendek. Tetapi banyak dari mereka yang benar-benar baru terjun ke dunia produksi film sehingga mereka dibuat bingung dan kaget. Salah satu hal yang selalu dipertanyakan para pemula yaitu apakah pembuatan film pendek mahal? Apakah pembuatan film pendek sulit? Dll. Artikel ini akan menjawab pertanyaan-pertanyan kalian semua. Berikut 9 tahapan pemula dalam membuat film pendek : 

  1. Riset Awal

Setelah membuat ide cerita, maka kita harus cari tahu dulu tentang latar belakang film yang ingin kita buat. Riset bisa melalui internet atau bertanya kepada teman dan orang yang sudah mengalaminya. Kita harus mencatat data yang sudah kita dapat untuk menjadi bahan referensi untuk memperkuat ide cerita yang akan kita visualkan dalam sebuah film. Lalu setelah riset buatlah sinopsis dan script untuk mempermudah syuting. 

  1. Riset Lapangan

Setelah riset awal, hal yang harus kalian lakukan yaitu riset lapangan. Cocokkan data yang didapat saat riset awal dengan keadaan di lapangan. Kalian bisa mencari referensi diinternet agar bisa memperdalam cerita yang sedang kalian buat.

  1. Mencari Talent

Setelah riset awal dan riset lapangan sudah selesai lalu mencari talent untuk merealisasikan cerita yang kalian buat. Carilah talent yang sesuai kriteria cerita yang kalian buat agar film kalian juga bisa sesuai dan bagus. Contoh jika dicerita kalian menceritakan orang papua, maka kalian benar-benar harus mencari talent orang papua bukan seseorang yang hanya bisa berbahasa papua tapi tampilannya bukan orang papua.

  1. Siapkan Peralatan

Perlengkapan yang paling diperlukan yaitu kamera, baik itu kamera digital ataupun kamera smartphone. Jangan lupa bawa mikrofon tambahan dan kabel ekstensinya, tripod, untuk peralatan-peralatan pendukung bisa kalian sewa di tempat persewaan alat syuting atau bisa juga kalian pinjam ke relasi agar bisa memotong budget

  1. Latihan

Latihan menjadi salah satu yang paling penting sebelum syuting untuk mempermudah dihari syuting dihari H. Baik itu latihan peradeganan dan pengambilan gambar.

  1. Syuting atau Pengambilan Gambar

Setelah perlengkapan sudah dipersiapkan dengan matang, maka syuting sudah bisa dilakukan. Akan tetapi syuting tidak selamanya bisa berjalan lancar, pasti ada saja yang menghambat proses syuting. Tetapi itu semua bisa diatasi dengan cara kerjasama yang baik dan saling memahami satu dengan yang lainnya. Dan perlu diingat saat istirahat syuting bisa menyicil untuk pembackupan file agar tidak terjadi kerancuhan dan hilang file ketika diakhir syuting.

  1. Mengedit Film

Mulai mengedit file menggunakan aplikasi-aplikasi editing. Banyak program editing yang bisa dipakai bahkan yang gratis juga tersedia. Kemudian masukkan footage-footage yang sudah direkam. Buat alur semenarik mungkin, jangan terlalu banyak footage yang sekiranya itu membosankan untuk dilihat. Idealnya, panjang film 2-7 menit sudah cukup.

  1. Color Correction dan Color Grading

Ini adalah tahapan tambahan, karena saat ini tahap ini cukup mudah dilakukan yaitu color grading. Tambahkan suasana warna atau tone dalam film kita, sudah tersedia banyak preset diaplikasi editing video.

  1. Grafis atau Title

Masukkan opening title (pilih judul yang catchy dan bisa menggambarkan keseluruhan film), tambahkan credit title, wrap! video siap diputar dan di share kepada rekan bahkan khalayak umum melalui media sosial.

KOMA

Selalu Di Hati

Selalu Di Nanti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *